Cinta Berlimpah, Anak Wanda Hamidah Akui Belajar dari Perpisahan Orangtuanya

Jakarta

Kedekatan Wanda Hamidah dan anak-anaknya mendapat simpati publik. Sebagai seorang single mom, Wanda Hamidah pun tak melewatkan waktu bersama keempat anaknya.

Perceraian orang tua seringkali menjadi pengalaman yang tidak mudah bagi anak. Dalam beberapa kasus, perubahan dinamika keluarga dapat memengaruhi kondisi emosional dan meninggalkan bekas luka yang terbawa hingga dewasa.

Namun, tidak semua anak yang tumbuh dalam keluarga dengan orang tua terpisah mengalami dampak negatif yang sama. Kehadiran sosok orang tua yang terus memberikan perhatian, dukungan dan kasih sayang dapat membantu anak merasa aman dan dicintai.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

Hal inilah yang dirasakan anak-anak Wandah Hamidah. Dibesarkan oleh ibu yang berperan ibu tunggal, Mereka mengaku masih mendapatkan cinta yang utuh dan kasih sayang yang melimpah.

Nyatanya, pengalaman perceraian orang tuanya justru menjadi pelajaran berharga yang membentuk cara pandang mereka terhadap keluarga dan cinta.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh anak keduanya dari pernikahan pertamanya dengan Cyril Raoul Hakim (Chiko Hakim), Muhammad Alfath Hakim, saat menjadi bintang tamu di acara tersebut. Untuk Pagi Anda.

Anak-anak Wanda Hamidah mendapat kasih sayang yang melimpah

Alfath mengatakan, tidak semua anak yang tumbuh dalam keluarga mengalami perpisahan kehilangan cinta.

Menurutnya, ia dan saudara-saudaranya menjadi bukti bahwa anak-anak tetap bisa tumbuh dengan kasih sayang dan perhatian yang melimpah dari kedua orang tuanya.

“Bisa (penuh kasih sayang), entahlah. Iya, maksudku juga banyak teman yang orang tuanya masih utuh. maaf untuk mengatakannya, “Itu belum tentu bagus lho,” kata Alfath dikutip dari laman Instagram @fyp_trans7, Rabu (3/6/2026).

Alfath mengaku tak menganggap perpisahan orangtuanya sebagai sebuah trauma. Ia justru memilih mengambil hikmah dari pengalaman tersebut yang kemudian membentuk cara pandang dan pemikirannya saat ini.

“Mungkin saya seperti ini, banyak orang mungkin kalau orang tuanya berpisah ya, mereka mengalami trauma dan itu membentuknya karena trauma yang dialaminya,” kata Alfath.

“Tapi, kalau nggak trauma, aku coba jadikan saja pelajaran, oke maksudnya ‘Oh, aku lihat begini, jadinya begini, oke berarti aku tidak harus seperti ini’. Jadi, aku terus belajar, belajar, belajar, sehingga aku punya pemikiran seperti ini sekarang,” tuturnya.

Wanda Hamidah menerima nasehat putranya

Ibu empat anak ini mengaku tak menutup kemungkinan menerima nasihat anaknya.

“Jadi dia juga, Alfath menasihatiku juga. Iya Tentu saja (tentu saja), dan saya mendapat nasehat dari anak-anak saya,” kata Wanda.

Sebagai orang tua, Wanda mengaku tidak pernah merasa dirinya selalu benar. Sebab, ia masih harus belajar menjadi ibu yang baik.

“Jadi, aku juga tahu kalau sebagai ibu aku tidak selalu benar. Sampai saat ini aku juga terus belajar. Aku tahu, aku tidak sempurna. Nah, makanya anak-anak bisa cerita ke ibunya dan aku dengarkan,” kata Wanda.

Ia pun mengaku terus mengevaluasi dirinya sebagai orang tua. Ia menyadari bahwa proses menjadi seorang ibu merupakan sebuah perjalanan yang tidak pernah berakhir dan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.

“Saya koreksi diri, saya coba koreksi diri dan berusaha menjadi ibu yang lebih baik dan baik. Saya tidak pernah merasa (sempurna), tapi setiap hari saya selalu berusaha menjadi ibu yang lebih baik setiap hari,” kata Wanda.

Ibu menginginkannya membagikan pertanyaan mengasuh anak dan Anda bisa mendapatkan banyak memberi secara gratisya bergabung Komunitas Pasukan HaiBunda. Daftar dan klik Di Sini. Bebas!

(jadi/rap)

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch