Bunda, jalan kaki seringkali dianggap sebagai aktivitas sederhana yang hanya dilakukan untuk berpindah tempat. Padahal, kebiasaan ringan ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan membantu menjaga kesehatan sehari-hari tanpa perlu olahraga berat.
Selama ini target 10.000 langkah per hari sering disebut sebagai angka ideal untuk menunjang kebugaran tubuh. Tak sedikit orang yang merasa harus mencapai angka tersebut agar bisa mendapatkan manfaat maksimal dari jalan kaki.
Namun penelitian terbaru menemukan bahwa berjalan kaki kurang dari 5.000 langkah setiap hari bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan, Bunda.
IKLAN
GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI
5 Manfaat jalan kaki 5.000 langkah per hari
Dilaporkan dari halaman saluran kesehatan, dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada 16 Desember, para peneliti menemukan bahwa orang dewasa yang berjalan 5.000 langkah atau lebih per hari memiliki gejala depresi yang lebih sedikit dibandingkan dengan orang yang berjalan lebih sedikit.
Para peneliti juga menemukan bahwa meningkatkan 1.000 langkah saja per hari dapat mengurangi risiko depresi.
“Mengingat temuan studi baru ini, saya akan mendorong klien, terutama mereka yang memiliki gangguan mood atau ingin meningkatkan kesejahteraan mental mereka, untuk melakukan minimal 5.000 langkah sehari sebagai titik awal,” kata psikolog, ahli gizi, dan pakar kebugaran Supatra Tovar, PsyD.
Selain mengurangi depresi, ada beberapa manfaat kesehatan lain dari berjalan kaki 5.000 langkah setiap hari yang bisa Anda peroleh:
1. Mengurangi risiko kematian
Dilaporkan dari halaman Kesehatan UCLA, berjalan kaki 2.500 langkah sehari secara signifikan dapat mengurangi risiko kematian karena berbagai sebab. Namun, berjalan lebih banyak langkah dapat meningkatkan manfaatnya.
Sebuah penelitian melaporkan bahwa orang yang berjalan 8.000 langkah setiap hari memiliki kemungkinan 50 persen lebih kecil untuk meninggal lebih cepat. Kecepatan berjalan mereka tidak mempengaruhi temuan tersebut.
2. Kelola berat badan
Banyaknya berat badan yang bisa diturunkan dari rutinitas jalan kaki bergantung pada seberapa banyak energi yang digunakan saat berolahraga. Ibu perlu berjalan lebih lama atau dengan intensitas yang lebih tinggi untuk menurunkan berat badan lebih besar.
Namun, untuk mencari panduan yang lebih spesifik, para peneliti menemukan bahwa orang yang kehilangan lebih dari 10 persen berat badannya selama 18 bulan berjalan sekitar 10.000 langkah per hari.
Mereka berjalan setidaknya 3.500 langkah dengan intensitas sedang hingga berat dalam sesi 10 menit.
3. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular
Jalan kaki juga sangat baik untuk kesehatan jantung. Aktivitas ini dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan membantu mencegah kejadian kardiovaskular, seperti stroke atau gagal jantung.
Untuk merasakan manfaatnya, jumlah langkah yang ideal berkisar antara 2.800 hingga 7.100 langkah. Bergantung pada berapa banyak langkah yang diambil, manfaatnya bisa sangat signifikan.
Asosiasi Jantung Amerika melaporkan bahwa orang lanjut usia yang berjalan 4.500 langkah per hari memiliki risiko 77 persen lebih rendah terkena kejadian kardiovaskular yang merugikan, dibandingkan dengan orang yang berjalan kurang dari 2.000 langkah.
4. Mencegah demensia
Jalan kaki juga bermanfaat untuk menjaga pikiran tetap stabil. Semakin banyak langkah yang diambil setiap hari, semakin rendah risiko demensia.
Kabar baiknya adalah Anda akan mulai melihat manfaat yang signifikan hanya dengan 3.800 langkah per hari. Mengambil banyak langkah secara konsisten dapat menurunkan risiko demensia hingga 50 persen seiring berjalannya waktu.
5. Melindungi dari penyakit kronis
Jalan kaki merupakan bagian dari gaya hidup sehat yang secara alami mengurangi risiko penyakit kronis.
Namun, penelitian secara khusus menunjukkan bahwa jumlah langkah harian yang lebih banyak dikaitkan dengan risiko diabetes, penyakit refluks gastroesofagus (GERD), hipertensi, obesitas, dan obesitas yang lebih rendah. apnea tidur.
Menurut Asosiasi Diabetes Amerika, berjalan kaki setidaknya 30 menit sehari, lima hari seminggu, dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 secara signifikan.
Nah, itulah beberapa manfaat jalan kaki 5.000 langkah setiap hari bagi kesehatan yang bisa Anda dapatkan. Semoga bermanfaat ya, Bunda.
Ibu menginginkannya membagikan pertanyaan mengasuh anak dan Anda bisa mendapatkan banyak memberi secara gratisya bergabung Komunitas Pasukan HaiBunda. Daftar dan klik Di Sini. Bebas!
(jadi/rap)
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.